MENDAFTAR. Satu-satunya tips untuk mendapatkan beasiswa berkuliah yang bisa kuberikan. Kronologi yang dituliskan di bawah akan mencerminkan apa yang kumaksud.

28 Maret 2019

Seluruh dokumen untuk mendaftar kuliah di TU Delft resmi kuserahkan melalui situs yang sudah tersedia. Termasuk dokumen tambahan yang dibutuhkan untuk mendaftarkan diri menjadi calon penerima beasiswa fakultas Technology, Policy and Management (TPM). Hanya berbekal dokumen dan tanpa ada tahapan seleksi lainnya, aku harus membuktikan bahwa aku pantas menerima beasiswa fakultas TPM.

13 Mei 2019

Sebuah keputusan dikirimkan. Menyatakan bahwa aku diterima untuk berkuliah pada jurusan Engineering and Policy Analysis tahun ajaran 2019-2021 di TU Delft. Senang? Tentu. Spontan mencari kabar beasiswa setelahnya. Aku tidak akan berangkat apabila tidak mendapatkannya. Beasiswa yang kuajukan tidak jelas kabarnya. Apakah aku menerimanya atau tidak. Pada hari yang sama, aku mengirimkan surel ke contact centre TU Delft bertanya apakah ada sebuah cara untuk mengonfirmasi bahwa aku tidak menerima beasiswanya. Mereka yang mendapatkan beasiswanya akan diberi tahu melalui surel terpisah, balas mereka. 1 Juli 2019 merupakan tenggat waktu untuk membayar biaya berkuliah dan melengkapi segala dokumen yang dibutuhkan. Sepertinya, dokumenku belum cukup meyakinkan untuk diganjar beasiswa.

24 Mei 2019

Sebuah surel menawarkanku Holland Scholarship. Sayang biayanya tidak bisa menutupi segala kebutuhanku. Dengan berat hati, aku mengirim balasan menolak tawarannya selang tiga hari setelahnya.

18 Juni 2019

Sebuah surat elektronik dikirimkan kepadaku. Belum kubuka.

19 Juni 2019

Sebuah telepon masuk dari nomor tak dikenal. Diawali dengan +31. Bukan nomor Indonesia. Belum kuangkat di pagi menjelang siang hari. Nanti akan kuangkat ketika nomor itu menelepon lagi, pikirku. Nomor itu muncul lagi di malam hari. Nomor ponsel yang sama, diawali dengan +31. Berbicara dalam Bahasa Inggris, bertanya apakah beliau sedang berbicara dengan Julivius. Setelah kukonfirmasi, ia melanjutkan apakah aku telah menerima dan mempertimbangkan surel mengenai beasiswa. Beasiswa Holland tidak mencukupi kebutuhan finansialku jawabku. Bukan beasiswa itu, beasiswa dari fakultas katanya. Aku tidak tahu pasti apakah karena ada yang batal berangkat, mendapat beasiswa lain, pindah kampus atau bagaimana. Intinya, karena satu dan lain hal ada kuota yang menjadi kosong. Aku diberi tawaran untuk mengambil beasiswa dari fakultas. Beasiswa yang seharusnya tidak kudapatkan. Senang? Tentu saja. Berjingkat-jingkat mengelilingi rumah, aku berterima kasih kepada penelepon dan memberitahunya bahwa aku akan mempertimbangkannya dengan matang terlebih dahulu.

21 Juni 2019

Aku menandatangani kontrak beasiswa dan mengirimnya ke fakultas Technology, Policy and Management (TPM), TU Delft.

Dalam delapan hari, aku harus melengkapi melengkapi dokumen yang kurang. Untung tidak banyak dan tidak sulit didapatkan. Dua bulan untuk hal-hal lainnya. Mencari tempat tinggal. Menghitung biaya yang dibutuhkan di awal. Memutuskan tindakan-tindakan yang harus diambil untuk menyelesaikan pekerjaan setengah jalan, pekerjaan yang baru akan dimulai dan pekerjaan yang mendekati selesai.

18 Juli 2020

Artikel ini dituliskan di kota Delft, Belanda.


Entah keberuntungan, takdir, doa, kebetulan atau sekadar alasan keberagaman benua dan negara. Aku tidak peduli apa alasannya. Mungkin saja semuanya benar. Yang penting aku berangkat.

Si juara harapan, aku sering mengingat beasiswaku demikian. Dokumenku tidak cukup baik untuk menjadi prioritas namun cukup baik untuk menjadi daftar tunggu.

Apabila aku di bulan Maret sudah diberi tahu oleh aku di bulan Mei bahwa tidak akan ada beasiswa untukku, mungkin aku yang di bulan Juni akan muncul dan berkelahi dengan aku di bulan Mei.

Ketakutan untuk gagal itu ada. Ketakutan bahwa semua yang sudah dipersiapkan tidak menghasilkan apa-apa itu nyata. Pada akhirnya, aku lebih takut kalau aku berlari di tempat. Tidak pernah gagal karena tidak pernah mencoba juga sama menakutkannya buatku.

MENDAFTAR. Satu-satunya tips untuk mendapatkan beasiswa berkuliah yang bisa kuberikan. Setelah membaca tulisan ini, kuharap kamu paham apa yang kumaksud.


Ketika menulis artikel ini, halaman beasiswanya sudah disematkan dengan pemberitahuan beasiswa mana saja yang sudah mengirimkan hasilnya. Tenggat waktu pendaftaran beasiswa juga sepertinya dimajukan dari yang kuingat dibandingkan di tahun 2019.

Halaman umum beasiswa berkuliah di TU Delft:

Foto oleh Daria Nepriakhina melalui Unsplash